Tampilkan postingan dengan label IPA BAB 2. Tampilkan semua postingan
Cara Merawat Organ Pencernaan
- Memperbanyak Asupan Makanan Berserat. ...
- Mengonsumsi Probiotik. ...
- Mengonsumsi Makanan Alami. ...
- Memperhatikan Jam dan Porsi Makan. ...
- Makan Tidak Tergesa-Gesa. ...
- 6. Mengelola Stres. ...
- 7. Berolahraga Rutin. ...
- Mencukupi Kebutuhan Cairan.
upaya menjaga kesehatan sistem pencernaan pada manusia
Pengertian:Gangguan pencernaan adalah masalah yang terjadi pada organ-organ saluran pencernaan. Kondisi ini dapat terjadi pada salah satu atau beberapa organ di saluran cerna. Sistem pencernaan berfungsi menerima dan mencerna makanan menjadi nutrisi yang dapat diserap.
https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fblog.kitabisa.com%2Fjenis-jenis-penyakit-pencernaan-yang-umum-ditemukan%2F&psig=AOvVaw1WVPcOai7tWfTxs7C0lxde&ust=1691719429829000&source=images&cd=vfe&opi=89978449&ved=0CBEQjRxqFwoTCKCe0Y-A0YADFQAAAAAdAAAAABAE
Ganguan pada sistem pencernaan manusia
Pengertian:Urutan sistem pencernaan manusia terdiri dari mulut, kerongkongan, esofagus, lambung, usus halus beserta pankreas dan hati, usus besar, rektum, serta anus. Setiap bagian tersebut memiliki fungsinya masing-masing dalam mengolah dan mencerna makanan. Berikut penjelasan lengkapnya.
Cara Kerja Sistem Pencernaan Manusia
Berikut urutan dari cara kerja sistem pencernaan manusia, mulai dari mulut sampai berakhir di anus.1.Manusia mengonsumsi minuman dan makanan, lalu dimasukkan ke dalam mulut untuk dikunyah dan dihancurkan oleh gigi.
2.Setelah selesai dikunyah, makanan tersebut ditelan dan masuk ke dalam kerongkongan dengan gerakan peristaltik yaitu seperti diremas-remas.
3.Makanan mulai masuk ke lambung. Di tempat ini, makanan kembali dihaluskan dengan gerakan otot-otot lambung dan diproses secara kimiawi.
4.Hasil pecahan makanan dari lambung selanjutnya masuk ke usus halus untuk disaring kembali, yaitu memisahkan antara nutrisi dari makanan dan zat sisa.
5.Setelah nutrisinya diambil, sisa-sisa makanan menuju usus besar dan mengalami pembusukan dan berubah menjadi feses.
6.Feses terdorong secara lambat dan teratur oleh gerakan peristalsis dan disimpan ke dalam rektum sebelum dikeluarkan lewat anus.
7.Selanjutnya, muncul kontraksi otot dinding perut yang diikuti dengan mengendurnya otot sfingter anus dan kontraksi kolon serta rektum. Akibatnya, feses terdorong keluar lewat anus.
Sumber:https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20230308210717-569-922668/sistem-pencernaan-manusia-organ-fungsi-dan-cara-kerjanya
Sistem pencernaan manusia
Pengertian:Makanan menjadi salah satu sumber energi karena mengandung tiga makronutrien penting bagi tubuh, yaitu karbohidrat, lemak, dan protein. Karbohidrat merupakan sumber energi utama dan digunakan oleh sel untuk melakukan respirasi sehingga tubuh dapat beraktivitas.
Karbohidrat
Karbohidrat merupakan senyawa kimia yang tersusun atas unsur-unsur karbon. Bahan makanan yang banyak mengandung karbohidrat misalnya, beras, jagung, kentang, gandum, umbi-umbian, dan buah-buahan yang rasanya manis. Karbohidrat berperan sebagai sumber energi. 1 gram karbohidrat setara dengan 4 kilo kalori. Protein
Protein merupakan senyawa kimia yang mengandung unsur C, H, O, dan N. Terkadang juga mengandung unsur P dan S. Bahan makanan yang mengandung banyak protein, antara lain: Protein hewani, seperti daging, ikan, telur, susu, dan keju. Protein nabati, seperti kacang-kacangan, tahu, tempe, dan gandum.
Lemak
merupakan senyawa kimia yang mengandung unsur C, H, dan O. Peran lemak untuk menyediakan energi sebesar sembilan kalori atau gram, melarutkan vitamin A, D, E, K, dan menyediakan asam lemak esensial bagi tubuh manusia. Lemak mulai dianggap berbahaya bagi kesehatan setelah suatu penelitian menunjukkan hubungan antara kematian akibat jantung koroner dengan banyak konsumsi lemak dan kadar lemak di dalam darah. Penyakit jantung koroner terjadi apabila pembuluh darah tersumbat atau menyempit karena endapan lemak yang secara bertahap menumpuk di dinding arteri. Bahan makanan yang mengandung banyak lemak, antara lain: Lemak hewani, seperti keju, susu, daging, kuning telur, daging sapi, daging kambing, daging ayam, dan daging bebek. Lemak nabati, seperti kelapa, kemiri, kacang-kacangan, dan buah alpukat.
Sumber:https://www.kompas.com/skola/read/2020/04/30/170000169/makanan-sebagai-sumber-energi?page=all
https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fdinkes-arsip.bantulkab.go.id%2Fberita%2F353-porsi-tepat-nutrisi-tubuh&psig=AOvVaw3TKmUvtXZvv3OVR78Tc-hD&ust=1691718059629000&source=images&cd=vfe&opi=89978449&ved=0CBEQjRxqFwoTCOjosYL70IADFQAAAAAdAAAAABAE
.jpg)


